Archive for December, 2008

10 Memorable Events at 2008

Happy new year
May we all have our hopes, our will to try
If we dont we might as well lay down and die
You and i

ABBA – Happy New Year

Tidak terasa, hari ini akan menjadi hari terakhir saya menulis artikel di blog ini untuk tahun 2008. Tahun yang saya rasa begitu cepat berlalu karena hampir seluruh hari pada tahun ini saya habiskan di kota Depok, kota yang cukup terkenal karena makanannya yang tidak enak. Tahun 2008 sendiri memberikan sebuah arti tersendiri bagi hidup saya, mulai dari penampilan Tim Medistina di ajang semifinal internasional L’oreal e-Strat Challenge ke 8 hingga Tim Hehehe di ajang final nasional PARSG tahun 2008. Tahun ini juga menjadi simbol kebangkitan blog symphony of life yang menjadi ajang bagi saya untuk berlatih mencurahkan pikiran dalam bentuk tulisan, dan tak jarang tulisan saya menuai kontroversi. Di artikel terakhir tahun 2008 ini, saya tidak akan menulis sesuatu yang baru, hanya sekedar flash back saja mengenai 10 kejadian terpenting di seluruh dunia yang cukup menyita perhatian dan emosi saya.

Bangsa Indonesia memang bangsa yang bermemori pendek, dan saya termasuk satu diantara 250 juta manusia itu. Maka mohon jangan kaget jika ada hal-hal penting yang tidak tercantum disini. Lantas, kejadian apa saja yang saya maksud, berikut adalah list kejadian-kejadiannya, menurut runtun waktu:

  1. Kematian Jenderal Besar Soeharto
  2. Tanggal 27 Januari 2008 lalu menjadi awal dari memorable event di tahun 2008. Salah satu dari tiga jendral bintang lima di sejarah Indonesia, yaitu Jendral HM Soeharto menghembuskan nafas terakhir di RSP Pertamina dalam usia 87 tahun setelah dirawat selama 24 hari dibawah perawatan 40 dokter spesialis. Kematian yang masih menyisakan tentang kontroversi seputar harta kekayaannya yang belum terusut serta statusnya sebagai pahlawan nasional. Sebagian orang menilai bahwa Soeharto adalah penjahat terbesar dalam sejarah Indonesia karena selain meninggalkan hutang dan budaya korupsi, ia juga disinyalir terlibat dalam kasus-kasus pelanggaran HAM. Namun sebagian orang juga tidak menafikkan jasa beliau dalam menciptakan stabilitas ekonomi dan politik, serta perubahan-perubahan yang telah terjadi dalam pembangunan di Indonesia selama 32 tahun. Status sang jendral pun saat ini masih diperdebatkan setelah Partai Keadilan Sejahtera memasangnya sebagai pahlawan nasional dalam iklan politik mereka.

  3. Manchester United Menjadi Juara Liga Champions Eropa
  4. Sebagai seorang pemuja setan yang selalu konsisten sampai akhir zaman, keberhasilan anak-anak setan menaklukkan kota Moskow adalah sebuah prestasi yang luar biasa bagi saya. Gelar tersebut adalah gelar ketiga sepanjang sejarah setan merah setelah tahun 1968 dan tahun 1999 lalu. Keberhasilan setan merah, yang juga sekaligus merupakan juara Liga Inggris dan juara dunia antar klub di Yokohama beberapa waktu lalu ini, melengkapi kesuksesan Sir Alex Ferguson di dekade ketiga kepemimpinannya. Cristiano Ronaldo, sang pencetak 42 gol dalam satu musim, akhirnya terpilih sebagai pemain terbaik eropa versi Ballon D’Or mengalahkan seterunya Lionel Messi dan Fernando Torres.

  5. Kenaikan Harga BBM
  6. Jumat, 24 Mei 2008, Pemerintah memutuskan melakukan sebuah kebijakan yang sangat tidak populis di mata rakyatnya, yaitu menaikkan harga BBM. gelombang demonstrasi menentang kenaikkan harga BBM merebak dimana-mana. Namun saya sendiri berada di pihak yang pro dengan kenaikkan harga BBM karena berbagai alasan. Saat itu, harga minyak dunia sudah berada dalam tahapan yang tidak wajar. Kondisi diperparah dengan sejumlah statement dari Kwik Kian Gie–yang menurut saya tidak masuk akal. Dan akhirnya, November lalu hingga sekarang, pemerintah secara bertahap kembali menurunkan harga BBM mengikuti turunnya harga minyak dunia.

  7. Pesona Turki di Ajang Euro 2008
  8. Spanyol memang menjadi juara Eropa tahun 2008 Juli lalu, Rusia dan “pengkhianatan” Guus Hiddink juga sebuah cerita indah dibalik kehancuran sepakbola menyerang ala Belanda. Namun Turki adalah sebuah fenomena yang terlalu fantastis untuk dilupakan. Tim dengan tiga kali wonderful comeback di ajang Euro 2008. Gol-gol telat melawan Swiss, rep Ceko, dan Kroasia adalah aksi yang terdahsyat sepanjang sejarah pelaksanaan Euro Cup. Sebelum peluit panjang bertiup, pantang bagi anak asuhan Fatih Terim itu untuk menyerah. Dan mereka pun juga terpaksa menyerah disemifinal dengan gol telat Phillip Lahm di menit 89. Dan saya pun tak heran jika Turki dinobatkan sebagai tim paling menghibur di ajang Euro yang tidak diikuti oleh macan ompong Inggris tersebut.

  9. Emas Satu-Satunya di Ajang Olimpiade Beijing 2008
  10. Saya pikir, berita ini adalah satu dari sedikit berita gembira yang ada di tahun 2008 (bagi saya). Markis & Hendra berhasil mempertahankan “tradisi” emas olimpiade dari cabang olahraga Bulu Tangkis. Emas yang diraih Markis/hendra ini merupakan emas 6 sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang Olimpiade. Sebuah berita gembira di tengah matinya pembinaan olahraga di Indonesia. Memang, selama ini Indonesia (dengan menpora dan ketum PSSI gagalnya itu) seringkali berparadigma bahwa insentif adalah “segalanya” untuk menuai prestasi di kemudian hari. Namun, apapun yang terjadi, saya ucapkan selamat untuk Markis dan Hendra yang telah menorehkan sejarah dalam olahraga di Indonesia

  11. Bangkrutnya Lehman Brothers & Jatuhnya Indeks Bursa Dunia
  12. Kolapsnya sebuah bank investasi ternama AS yang bernama Lehman Brothers membuka sebuah episode krisis keuangan global yang terjadi belakangan ini. Kesulitan likuiditas yang dialami akibat krisis kredit perumahan di Amerika Serikat (AS) atau subprime mortgage itu juga membuat bursa saham global terguncang pada perdagangan Senin 15 September waktu setempat. Indeks saham dunia seperti Dow Jones, NASDAQ, Nikkei, dsb ikutan ambruk. Krisis keuangan di AS juga diperparah oleh diakuisisinya bank sekelas Merrill Lynch. Beberapa orang yang anti dengan kapitalisme menyebut krisis ini sebagai “lonceng kematian” kapitalisme dan pergantian sistem harus dilakukan. Namun bagi saya, krisis ini nggak lebih dari sekedar kontrol perbankan yang sangat-sangat lemah disertai dengan moral hazard yang terjadi diantara para investment manager.

  13. Kemenangan Barack Obama di US election
  14. Dunia seolah tersenyum setelah pidato kemenangan sang “penguasa dunia” yang baru yaitu Barack Obama dihadapan sekitar 100.000 pendukungnya di Chicago’s Grant Park, AS. Dari sekitar 24 kalo ia menyebut kata-kata change dalam debat terbuka, mungkin inilah kata-kata change yang paling dinanti oleh Obama Mania. Sejarah akhirnya terjadi setelah presiden ke 44 AS ini merupakan presiden kulit hitam pertama yang memenangi pemilu. Dunia pun dilanda euforia perubahan, hembusan kata-kata Martin Luther King jr yaitu “I have a dream” seolah telah menjadi nyata, ketika seorang blasteran Amerika-Kenya berhasil merasakan empuknya kursi-kursi gedung putih. Congratulation, hanya itulah yang ingin saya ucapkan untuk Barack Obama & Joe Biden. Secara emosional, orang Indonesia memang lebih mendukung kemenangan Barack Obama yang juga dikenal sebagai Barry Soetoro ketika masih di Menteng. Obama menaklukkan pesaingnya John McCain dengan persentase suara 52% – 47%. Dalam penghitungan CNN, Obama telah meraup 338 electoral vote dan McCain mendapatkan 160. Untuk menjadi presiden AS, para kandidat harus mengumpulkan setidaknya 270 electoral vote.

  15. Eksekusi Terpidana Mati Bom Bali 1
  16. Seperti yang sudah kita ketahui bersama, tiga terpidana mati Bom Bali 1 yaitu Amrozi, Imam Samudra, & Muklas akhirnya dieksekusi di Bukit Nirbaya, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah Pukul 00:15 dinihari tanggal 14 November lalu. Yang patut dilihat adalah, kematian tiga terpidana mati bom bali bisa menjadikan stimulus untuk kaum Islam Fundamentalis agar terus melancarkan “jihad” nya melawan memerangi “kebathilan” di dunia. Para fundamentalis islam itu kemungkinan akan menjadikan Amrozi cs sebagai suri teladan dalam aksinya. Ini dikenal dengan sebutan Efek Martir, dimana segala aksi yang akan dilakukan sangat irrasional dan kebanyakan diantara mereka berorientasi mati syahid. Nah, kegilaan pasukan fundamentalis ini mungkin telah menyamai kegilaan pasukan kamikaze Jepang ketika mereka menyerang pangkalan militer AS di Pearl Harbor, Hawaii pada 7 Desember 1941.

  17. Nurdin “Pantek” Halid Bebas Bersyarat Dari Penjara
  18. Nurdin “Pantek” Halid adalah ketua umum PSSI saat ini yang sangat teruji kepemimpinannya karena mampu memimpin PSSI dari balik jeruji penjara. Ia juga memiliki anjing-anjing setia seperti Mafirion, Nugraha Besoes, dsb dalam organisasi PSSI. Mereka saat ini masih menikmati gaji buta yang semakin tumbuh “subur” di tubuh PSSI. Si Pantek Nurdin juga memiliki andil yang sangat besar atas kematian sepakbola Indonesia dengan segenap pembinaannya. Tercatat, semenjak kepemimpinan beliau, Indonesia turun peringkat menjadi 139 dunia atau yang terburuk selama 30 tahun terakhir. Nurdin “Pantek” Halid yang merupakan terpidana kasus penyalahgunaan dana distribusi minyak goreng Bulog akhirnya bebas secara bersyarat pada kamis tangal 27 November dan bersiap untuk menghancur-leburkan kembali prestasi timnas sepakbola Indonesia dan membawa Indonesia ke peringkat 250 dunia!

  19. Serangan Udara Israel ke Jalur Gaza
  20. Tahun 2008 ditutup oleh aksi serangan udara tentara Israel ke Gaza di Palestina pada tanggal 27 Desember lalu setelah periode gencatan senjata antara Israel dan Palestina selesai. Serangan ini menewaskan lebih dari 300 jiwa penduduk palestina. Israel berdalih bahwa serangan tersebut dilakukan untuk melumpuhkan kekuatan Hamas yang dianggap sebagai aliran ekstrim yang bisa membahayakan mereka. Namun kenyataannya mereka juga melukai warga sipil. Seperti yang kita ketahui, Hamas selalu bersikeras bahwa Israel harus “pergi” dari daerah Palestina. Seperti biasa, PBB hanya bisa menggerutu, tanpa berani bertindak. Presiden SBY sendiri telah mengirimkan surat desakan kepada PBB agar PBB memberikan resolusi terhadap Israel. Sementara AS justru menyalahkan Hamas yang terkadang “iseng” memberikan rudal kearah Israel sehingga terjadi pertumpahan darah. Saya pribadi mengutuk aksi yang dilakukan oleh bajingan-bajingan Yahudi tersebut. Meski demikian, terkadang saya takjub melihat konflik Palestina-Israel. Sebuah konflik (yang pada awalnya) sekuler yang akhirnya menjadi konflik agama.

Namun terlepas apapun sejarahnya, serangan Israel ke Gaza diatas membuat ucapan saya menjadi un-happy new year 2009 untuk anda semuanya.

Salam,


Foto diambil dari berbagai sumber tanpa ijin
Advertisements

Float Like The Breeze

“Look at me
I’m floating like the breeze
With my roots strong like trees”
Dark Lotus – I Wanna Die

Tiga hari yang lalu, saya sempat mendengarkan alunan lagu Dark Lotus yang bertajuk I Wanna Die di Sentra Bokep, Pocin, disela-sela kekurang-tiduran saya selama hampir 2 minggu terakhir karena tengah di “training” menjadi “kuli-kuli profesional”. Dan akhirnya saya terbebas sudah dari siksaan tersebut dengan akhir yang lumayan memuaskan.

Beberapa hari kemudian, betapa terkejutnya saya melihat berita di TV One kemarin sore, seorang mahasiswi Fakultas Psikologi UI angkatan 2005 mencoba bunuh diri setelah terjuan bebas dari lantai 7 Pusat Grosir Cililitan, Jakarta Selatan. Saya tidak mengenalnya dan belum pernah sekalipun bertemu dengannya kecuali (mungkin) pada saat OKK UI 2005 ketika saya menjadi project officer dari acara tersebut. Tapi kematiannya begitu tragis sehingga saya pun tertarik ingin mengetahui penyebabnya. Apalagi yang bersangkutan sudah menginjak kaki di semester tujuh. Kampus UI sendiri beberapa waktu lalu juga kehilangan tiga orang mahasiswanya akibat kecelakaan mobil di tol Cibinong.

Setelah saya coba cari di situs jaringan sosial “facebook”, akhirnya saya menemukan notes teman saya mahasiswa psikologi 2004 yang bercerita tentang kehilangan seorang teman. Korban tersebut bernama Nova Mirawati, mahasiswa Fakultas Psikologi UI 2005. Berikut adalah screenshoot dari situs yang saya buka tersebut:

Banyak yang mengatakan bahwa kematiannya adalah sebuah akhir dari kemelut masalah keluarga yang ia hadapi. Well, bunuh diri bagi sebagian orang mungkin merupakan suatu hal yang tidak masuk akal, tapi kita tidak pernah tahu bagaimana attitude si pelaku bunuh diri dalam menghadapi masalahnya. Kurva indiferensi setiap orang dalam menghadapi masalah itu berbeda-beda. Katanya, tekanan hidup yang tinggi merupakan salah satu faktor manusia membunuh dirinya sendiri selain mahalnya biaya hidup, lingkungan psikososial yang parah, kesenjangan ekonomi yang begitu besar, masalah keluarga yang rumit, serta gangguan mental berat (psikotis) yang tidak tertangani secara optimal. Kasus terakhir ini saya dengar lebih karena masalah keluarga.

Bunuh diri itu complicated, sampai sekarang saya masih miris jika melihat ada percobaan bunuh diri, terlebih kalau hal itu dilakukan semata-mata karena emosi sesaat seperti ditolak pacar. Saya berharap angka bunuh diri di Indonesia tidak sampai melebihi Lithuania, meskipun akhir-akhir ini, saya sering melihat aksi bunuh diri di media.

Semoga amal & ibadahnya diterima di sisi-Nya

Salam,


**Foto yang bersangkutan saya comot dari situs facebook

Efisiensi Pasar Parpol di Indonesia

“Efficient Market is a Bullshit !!!”
Philip Greenspun

Di awal tahun 1960-an, seorang mahasiswa Ph D dari University of Chicago, di negeri paman sam yang ditengarai bernama Eugene Fama dengan tergopoh-gopoh akhirnya berhasil menyelesaikan tesisnya. Sebuah tesis yang pada akhirnya menjadikan pertentangan tersendiri di antara geng-geng pialang saham di Wall Street dengan investor-investor filosofis seperti eyang guru Warren Buffet. Tesis itu dikenal dengan nama efficient-market hypothesis. Tahun 1965, bersama studi empiris yang telah dilakukan Paul Samuelson, ia menyatakan kepada dunia alasan pengemukaan hipotesis tersebut. Alasannya tiada lain dan tiada bukan karena random walking yang terjadi dalam pasar saham. That’s it, harga saham di masa depan sesungguhnya tidak bisa diprediksi oleh siapapun juga, termasuk para analis sekuritas ternama. Karena jika harga tersebut bisa diprediksi, maka pasar akan berlangsung efisien.

Sederhananya begini, efficient-market hypothesis menyatakan bahwa pasar saham itu efisien secara penyebaran informasi. Ada tiga macam hipotesis ini, yaitu weak-form, semi-strong form, & strong form. Dalam strong form hypothesis dinyatakan bahwa menyatakan bahwa semua informasi yang ada baik itu publik atau privat sudah terlihat di harga saham alias tidak ada lagi asymmetric information sehingga segala analisa saham tidak lagi bermanfaat. Ini adalah hipotesis yang sangat ekstrim. Namun yang jadi pertanyaan, apakah pasar tersebut efisien? Jawabannya cenderung tidak.

Mengapa tidak efisien? hal ini dikarenakan banyaknya informasi asimetris yang beredar di pasar. Sebagai contoh begini, asumsikan anda belum mengetahui apapun tentang laptop dan anda memiliki uang berlimpah seperti Syeh Puji. Anda ingin membeli sebuah laptop kepada saya, dan saya memberi dua pilihan laptop dengan spesifikasi yang sama, yaitu laptop dengan harga Rp 7 juta dan laptop dengan harga Rp 6 juta, terlepas dari apapun merknya. Pertanyaan saya, apakah sebagai pembeli anda langsung bisa memastikan bahwa laptop dengan harga Rp 7 juta itu lebih baik daripada laptop dengan harga Rp 6 juta? Apakah anda tahu dengan pasti berapa biaya produksi kedua laptop tersebut? Anda mungkin tidak tahu kalau laptop Rp 6 juta tersebut pernah jatuh ataupun terkena force majeur lainnya bukan?

Informasi tentunya takkan tersebar secara sempurna karena kemungkinan besar, penjual akan menjaga beberapa informasi rahasianya. Hal itu yang membuat pasar tidak efisien. Selain itu, secara umum ada dua hal lagi yang menyebabkan pasar tidak efisien. Pertama adalah tingkah laku pembeli, sejauh mana pengetahuan dia akan produk tersebut secara umum dan sejauh mana tingkat risk averse-nya. Kedua adalah tingkah laku pelaku pasar nakal, yang hobby menimbun atau “mengguyur” barang di pasar dengan harga di bawah harga keseimbangan sehingga hal itu membuat harga bergoncang.

Nah, apa kaitannya hipotesis diatas dengan parpol di pemilu 2009? Begini, saya menganalogikan mereka seperti sebuah komoditas barang yang akan diperjual-belikan dalam suatu pasar. Jika pasar memang efisien, maka akan ada dua hipotesis turunan yang tak terhindarkan lagi :

  1. Hasil pemilu 2009 nanti akan menjadi sebuah gambaran mengenai parpol terbaik dan tidak terbaik. Partai pemenang pemilu 2009 (berikut caleg-calegnya) adalah partai terbaik yang ada saat ini
  2. Pemilih mengetahui segala informasi yang ada sehingga mereka bisa dipastikan memilih yang terbaik menurut mereka
  3. Partai yang terbentuk memang benar ingin mewakili rakyat, dan bukan hasil spekulasi pemain besar untuk memecah suara lawan (political trade).
  4. Janji-janji dan materi kampanye merupakan murni ide mereka untuk memajukan bangsa, bukan semata-mata untuk menarik simpati rakyat dan juga menjatuhkan pihak lain.

Sejumlah pialang di Wall Street sering mengatakan bahwa pasar efisien hanyalah omong kosong belaka, utopis, dan tidak akan pernah terjadi di dunia ini. Hal itu diungkapkan karena tidaklah mungkin informasi tersebar secara sempurna dan kita tidak pernah tahu niat utama investor membeli saham. Dan menurut saya, pasar efisien juga mustahil terjadi dalam persaingan merebut konstituen di ajang pemilu 2009 mendatang. Mengapa? maaf jika saya terkesan sok tahu. Poin nomor 2 dan 3 (terutama nomor 2) menurut saya adalah hal yang sangat kecil kemungkinannya. Mungkin perlu studi empiris lagi untuk membuktikan poin nomor 3, tapi setidaknya saya melihat kejadian itu secara common-sense.

Untuk poin nomor 4, secara subyektif saya melihatnya sebagai hal yang paling utopis diantara yang lain. Saya bukan simpatisan partai manapun, namun saya agak miris melihat materi kampanye yang diajukan mereka. Secara konsep pemasaran memang tidak ada salahnya, namun justru hal itulah yang membuat pasar politik di Indonesia semakin tidak efisien. Sebagai contoh, iklan parpol yang menyebut 80% masyarakat Indonesia menyebut bahwa pemerintahan sekarang gagal mengendalikan harga sembako. Ada dua hal yang saya garis bawahi dari iklan diatas. Pertama, angka 80%. Sungguh, saya masih tidak percaya kalau angka itu bukan penipuan statistik. Kita harus melihat dulu, berapa ukuran sampel-nya dan jenis sampling apa yang digunakan oleh surveyor tersebut. Kedua, entah karena parpol tersebut tahu atau tidak, melonjaknya harga sembako sedikit banyak dipengaruhi oleh krisis pangan dunia sebagai multiplier effect dari krisis energi yang melanda dunia medio 2008 lalu. Contoh lain adalah iklan yang menggunakan endoser seorang tokoh kontroversial yang hingga kini masih menjadi perdebatan tentang “kepahlawanannya”. Hal ini tidak lebih dari sebuah anti-marketing yang tentunya memiliki beberapa tujuan-tujuan politis lainnya.

Pencalonan berbagai artis yang tidak kompeten juga semakin memperkuat kondisi ketidakefisienan pasar politik di Indonesia. Jujur, diantara yang artis-artis yang telah dan akan menjadi anggota legislatif, bagi saya hanya Angelina Sondakh yang pantas disebut kompeten. Yang lain mungkin harus belajar 10-20 tahun lagi. Saya sering melihat betapa “hebat-nya” mereka di media, yang terkadang seolah jauh lebih hebat dari para doktor lulusan Harvard maupun Princeton.

Kesimpulannya adalah, pasar politik di Indonesia tidak efisien. Memang tidak ada yang efisien di muka bumi ini. Namun bisakah kita menuju kurva efisiensi tersebut? Pertanyaan yang utopis bukan?

Salam,


Gambar diambil dari berbagai sumber

Artikel ini adalah salah satu artikel terpanjang dan terutopis yang pernah saya tulis.

Campaign

My Gallery

On Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

RSS The New Yorker

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS The Jakarta Post

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 28,762 hits