Archive for August, 2008

Incongruity of LPG's Pricing by Pertamina

Firstly, I’d say congratulation to madam Sri Mulyani Indrawati as her achievement to be 23rd most influential woman in the world from Forbes Magazine version. Wish it can give positive externalities to Indonesian economic growth in the future.

Yesterday, I got an invitation to attend live talk-show broadcasted by Astro Awani, titled ‘Mengukur Kinerja Presiden (Measuring President’s Performance)’. That program was attended by Minister of Energy and Mineral Resources Mr Purnomo Yusgiantoro supported by President’s Spokesperson Mr Andi Mallarangeng, and two panelists, Mr Anis Baswedan (Paramadina University Chancellor) and LPEM FEUI economist Mrs Hendri Saparini. It discusses about national oil subsidy and other alternative energy. The discussion consist of five segments. The most interesting segment for me is the fourth namely the raising of LPG’s price.

Continue reading ‘Incongruity of LPG's Pricing by Pertamina’

Advertisements

Haram is Inappropriate for Smokers

Last night I saw the television program talked about Islamic law (makruh or haram) against smoking among the ulemas. They debated about Indonesian Ulemas Council (MUI) decision to prohibit smoking by labeling it ‘haram’. Their reasons approximately similar with something written in this blog. However, there is a side which refused the ‘haram’ label since this country isn’t the islamic monarchy yet. So, the government will take the role to make a policy about smoking. This side is agree when smoking should be labeled ‘makruh’. So, what’s my opinion?

Nope, I’m not a smoker that try to make approbation in this case. I’ve stopped smoking for last three years and I agree if smoking can damage the body health although I don’t have capacity to say it since I’m not health expertise. I just feel charitable since that normative thing is debated. Honestly, I never believe that people will always obey to instigation, even it’s religious instigation! In other words, fatwa is not efficient to reduce the smokers. For me, when we make some policies, we gotta know about our constituent behavior. Our people may be religious, but they are human. They will look for the space where they can do it (smoke). The negative incentive or obvious punishment must be applied for the smokers, since we live at the earth, not heaven.

Continue reading ‘Haram is Inappropriate for Smokers’

Love & Security Market Line

A while ago I got two ‘outflows’ from my closed friends about their romantic story. The stories has similar plot about the beast and the beautiful. The beast here is not only on their face, but also their financial condition. However, the ‘beautiful’ species here is little bit different. The first beautiful is the heredity of the legislator in this republic, the second one is the heredity of one of the biggest furniture entrepreneur in this republic.

Here’s the deal, The princes above don’t know what to do to reach their dream. Every night, they dream their respective woman. It seems like they just have a little bit chance since they don’t have similar value with their dreams. As you know that the dating in Indonesia can be analogized as supply-demand law in classical economics. I’m not giving you an obvious solution for them all. I’m not a Don Juan that can vanquish all the women in the world. I just wanna share my unique idea about choosing the women love by using CAPM
Continue reading ‘Love & Security Market Line’

Menanti Zizi Berbusana Bikini Nan Sexy

Artikel ini mohon jangan ditanggapi secara serius, atau anda akan tidak bahagia dunia akhirat setan.

Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Zivanna Letisha Siregar aka Zizi, anak IE angkatan 2007 yang sukses menggondol gelar Puteri Indonesia 2008. Semoga lebih banyak fans dan tidak sekelas dengan saya (karena saya ingin lulus, malas menunggu angkatan 2007 ). Berita tentang kesukesan Zizi bisa dilihat disini

Well, sebuah kebanggaan memang bagi warga FEUI karena memang kampus ini selama ini dikenal bukan karena prestasi emasnya, tapi lebih karena proyek-proyeknya yang menghasilkan uang yang menggiurkan. Prestasi level internasional terakhir yang dicapai mahasiswa FEUI diraih oleh Leonardo Kamilius and the gank di ajang Trust by Danone di Paris. Dan tahun ini, sebuah tim tengah berusaha mewujudkan ambisinya meraih Juara Dunia di L’Oreal E-strat Challange 2009. Ke”seleb”an Zizi sekaligus menambah daftar selebriti yang kuliah atau pernah DO dari FEUI seperti Nagita Slavina, Lola Arieza, Afgan, dan eks abang buku 2007 Dedy Arfiansyah aka Ianomics (nama terakhir, saya menulisnya dalam tekanan ) dll.

Kita tahu, selanjutnya si Zizi bakalan “bertarung” lagi di ajang Miss Universe 2009. Nah, ini yang menarik. Meskipun saya tidak cukup yakin dia akan menang berhubung dia bukan berasal dari Venezuela atau Puerto Rico. Saya menanti, apakah akan ada “ribut-ribut” di kampus saya keesokkan harinya?

Dalam ajang Miss Universe, Zizi kemungkinan akan berada di sesi memakai bikini. Sebuah momentum dimana para hidung belang di FE dapat melampiaskan hasratnya yang terpendam untuk menyaksikan si Zizi memakai pakaian bikini . Hal itu wajar karena bikini tidak mungkin dipakai di kampus untuk kuliah . Nah, pertanyaannya, apakah para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi dakwah kampus itu akan berdiam diri?

Saya prediksi, paling tidak akan ada secercah tulisan di mading FSI nantinya berbicara soal hukum islam dalam memakai bikini. Kemungkinan akan keluar dalil-dalil tentang batas aurat wanita. Terserah lah. Saya hanya berdo’a, semoga tidak terjadi pertumpahan darah apalagi perang salib modern di kampus kesayangan saya. Karena kita semua bersaudara

Anyway, untuk anak FE, keberhasilan Zizi seharusnya bisa menjadi cambuk untuk lebih berprestasi lagi. Coba anda bayangkan, betapa bangganya anda berprestasi di level tertinggi dalam karier anda. Paling tidak, L’oreal E-strat Challange yang ada di depan mata bisa menjadi target untuk dikejar, agar dapat mengulangi senior yang kapitalis dan agak brengsek itu menjadi juara dunia.

Crusaders at Cellular Industry of Indonesia

It’s been a common phenomenon if the cellular operators in Indonesia participate the war price for flattering customers to move in their operators. Honestly, I don’t like that climate since it possible to conduce many victim as many as crusades. The victims are players, civilians, until the weapon they use for.

Yesterday, I got from this website that the complain against cellular operator is getting more and more. One of the complain above is the advertising trap. The advertisement seems like trap the customers by providing a very low tariff (and free tariff). In the hang in time, suddenly it’s disconnected. My blogger friend from Jogjakarta has complained too, you can read her complain here. I just laugh since I ever underwent the same problem, a while ago.

Continue reading ‘Crusaders at Cellular Industry of Indonesia’

Happy Birthday to you, Aluna

God gave a gift to the world when you were born—
a person who loves, who cares,
who sees a person’s need and fills it,
who encourages and lifts people up,
who spends energy on others
rather than himself,
someone who touches each life he enters,
and makes a difference in the world,
because ripples of kindness flow outward
as each person you have touched, touches others.

Your birthday deserves to be a national holiday,
because you are a special treasure
for all that you’ve done.
May the love you have shown to others
return to you, multiplied.
I wish you the happiest of birthdays,
and many, many more,
so that others have time to appreciate you
as much as I do.

—Happy Birthday to Aluna Sagita Gutawa—
11 August 1993

Lilin kecil menyala disini | Kuredupkan kembali | Kupanjatkan doa tulus & suci | Kuingat hari ini ultahmu | Usiamu semakin dewasa | Dimasa remaja yang ceria | Bunga ditaman hatiku | Yang tumbuh indah wangi kasih hanya kupersembahkan untukmu | selamat ulang tahun ku ucapkan | sambutlah hari indah bahagia | selamat ulang tahun untuk kamu | Panjang umur didalam hidupmu | Trimalah kadoku buat kamu | Yang kupersembahkan lewat blog ini


DISCLAIMER:
Yang Jalan itu lirik lagunya Elite – Selamat Ulang Tahun
Penulis adalah calon suami sekaligus fans berat Gita Gutawa

Rekaman Blackbox Adam Air, Menguak Luka Lama



Allahu Akbar… Allahu Akbar…

Kemarin saya terkaget-kaget oleh sebuah berita di televisi yang membuat jutaan pasang mata di Indonesia terenyuh. Sudah cukup lama saya nggak mendengarkan berita tentang ex- maskapai yang satu ini setelah izinnya dibekukan oleh pemerintah Maret lalu. Sebuah rekaman yang konon berisi tentang pembicaraan antara pilot dan co-pilot Adam Air sebelum pesawat naas itu jatuh menghantam perairan Majene, Sulawesi Selatan beredar di Internet. Saya sendiri berhasil mendapatkan soft copy-nya setelah bertanya ke mbah google dan menemukan link ini

Entah saya harus sedih ataukah senang dengan penemuan itu. Penemuan ini sendiri masih menyisakan kontroversi atas keotentikan file aslinya. Setahu saya, dalam peraturan penerbangan internasional Anex 13 Pasal 5 Butir 12D disebutkan bahwa rekaman suara kokpit tidak boleh dipublikasikan. Hasil rekaman itu hanya boleh dimasukkan dalam laporan akhir jika berkaitan dengan analisis kecelakaan. Taruhlah file itu benar-benar otentik. Selepas saya mendengarkan audio yang terekam dalam file itu, saya benar-benar merasa bergetar dan ketakutan. Nggak terbayang jika saya adalah satu dari 96 penumpang Adam Air saat itu.

Meskipun demikian, saya jadi bingung, sebenarnya apa tujuan penyebaran file ini. Berita dari okezone mengatakan bahwa kemungkinan peserta wartawan pada acara pengenalan untuk investigator keselamatan transportasi yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) diduga menjadi salah satu penyebab bocornya isi rekaman kotak hitam pesawat AdamAir PK-KKW. Sementara Kompas mengatakan bahwa rekaman tersebut tidak asli dan yang asli masih tersimpan di KNKT. Ketidakotentikan file tersebut juga dibahas di Tempo. Bagi saya, penyebaran file ini memang bisa bermakna ganda. Bisa jadi merupakan bentuk ekspresi kekesalan dari sebuah oknum atas kinerja Departemen Perhubungan republik ini yang memang terkesan gagal total mengidentifikasi musibah besar yang terjadi di hari pertama tahun 2007 tersebut. Atau bisa jadi ini hanyalah sebuah blow-up media saja. Ya, kita sudah sama-sama tahu lah bahwa pemerintah sekarang sangat ahli dalam mengalihkan isu publik. Sayang, saya bukanlah orang yang mengerti bidang penerbangan atau multimedia seperti pakar pornomatika kita yang terhormat Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Nitiprodjo. Sehingga saya sendiri tak bisa menyimpulkan itu asli atau tidak.

Biarlah para wartawan tersebut berspekulasi, karena memang sudah pekerjaan mereka untuk melakukannya. Akan tetapi apapun itu, saya sangat menaruh simpati. Terutama untuk keluarga yang kehilangan sanak saudaranya akibat kasus ini. Sungguh, ini membuka kembali luka lama mereka yang telah berusaha mereka tutup rapat-rapat. Bagaimana tidak, di tengah ketidakjelasan yang ada, bukannya sebuah solusi yang muncul, malah yang muncul adalah sesuatu hal yang bisa menambah kita bersedih kembali.

Dalam hal ini, tak cukup hanyalah sebuah klarifikasi dari pemerintah, khususnya Departemen Perhubungan untuk keotentikan file ini. Pembuktian yang benar harus dilakukan untuk benar-benar meyakinkan kepada publik, baik nasional maupun internasional, dan khususnya kepada pihak keluarga yang telah kehilangan sanak saudaranya karena tragedi tersebut. Karenanya, jangan biarkan para keluarga kembali bersedih dan kesedihan ini kembali “tergantung” oleh berita simpang siur keaslian dari file tersebut. Sementara itu, apa kata Adam Suherman, pemilik Adam Air? I have no idea about it…

Berikut adalah transkrip pembicaraan file tersebur yang saya re-post dari blog ini sebagai gambaran kengerian situasi terakhir pesawat naas tersebut:

Voice on DHI 574 cockpit : ini —-

ATC : trigana 161, the surface conditions, wind 290 degrees 07 knots, current visibility about 2 until 3 kilo mike, request descent?

in the background (Adam’s pilot chatting: —- —– headingnya…..ini posisinya dia, di sono…. iya 21 mile) .

TGN 161 : say again sir?

ATC : trigana 161, visibility 2 until 3 kilo mike, surface wind 290 degrees 07 knots, runway in use runway 13, confirm ready for approach or make holding waiting for weather improvement?

TGN 161 : affirmative, we are make holding

ATC : roger, trigana 161, now fly heading… ee… two six zero expect holding on one five miles mike kilo sierra, radial three one zero mike kilo sierra…

in the background (Adam’s pilot chatting: —- —– —–, ujung pandang…. bos…. ujung pandang jelas?)

Voice on DHI 574 cockpit : aiyyah…. cuaca di mike kilo sierra (means…. Makassar… ampun deh)

TGN 161 : —-heading 260, 15 miles holding, trigana 161

Voice on DHI 574 cockpit : loh, ini DMEnya nih yah…
iya makanya juga ngaconya disitu
nah, ini mike kilo sierra
yah…

ATC : adam 574 confirm maintain heading 070 or tracking to DIOLA?

DHI 574 : affirm
mach 74 maintaining 070…

Voice on DHI 574 cockpit : Bearing 074
anginnya dah mulai normal lagi
iyah….

ATC : Syahrizal confirm? (ATC asking for pilot’s name)
selamat tahun baru mas….

DHI 574 : Gatu
ok dicopy, disampaikan nanti, Insyaallah….

Voice on DHI 574 cockpit : —- koq DMEmu beda sama DME gambarnya ini
iyah…
ngaco dia tuh brarti
dah ngaco dah emang …dah ngaco
udah mulai gambar bambu ini
udah, kita percaya ama ini aja deh…
hehehe… iyalah….

—- cewe-cewe

makanya, terlalu jauh banget
—-
___noise___

salah lagi ini dia….
—-

iya nih
coba.. tolong confirm posisi aja, confirm on radial sekian.. 124 DME gitu

(on the background, FO calling ATC)

ATC : go ahead

—- : —- —-

DHI 574 : roger… adam 574 position is 125 miles mike kilo sierra, crossing radial 307 mike kilo sierra

Voice on DHI 574 cockpit : ok….. that’s confirm… that’s confirm
affirm
iya khan.. ngaco
ngaco FIDSnya udah —-, FMSnya…
FMS telah mengacaukan dirinya sendiri… UEDANN opo…
oi terbangnya melanglang buana eh….

TGN 161 : trigana 161, maintain visibility now

ATC : standby one

Voice on DHI 574 cockpit : ini aja kep yah
coba ini.. apa.. ee.. gw pake ini aja deh untuk navnya, pake —- audio altitude
yes
yah ini aja

TGN 161 : Trigana 161 request visibility now?

ATC : standby one

TGN 161 : standby

Voice on DHI 574 cockpit : masuk ke….
fail aja
fail?
yah, vault aja nih

—-
ntar attitude (or) altitude aja nih
ada semua —- cable? (probably AM/Air Mechanic try to repair something on cockpit)
attitude (or) altitude? nggak..
yang laen…

ATC : trigana 161 the visibility 2 until 3 kilo mike and runway change, 290 degrees 08 knots

Voice on DHI 574 cockpit : (Adam’s AM: klo angin dan headingnya saja, masukin ini …)

TGN 161 : copied, trigana 161

Voice on DHI 574 cockpit : —- SELCAL dan altitude
masukin ini
heading brapa nih kep? (FO asking)
zero… zero seven nine yah (captain)
iya
masukin ini keatas

TGN 161 : trigana 161, request ILS.. visual at runway 13

ATC : trigana 161, ee.. roger make left turn now heading on zero zero one descent two thousand feet, clear ILS approach runway 13

Voice on DHI 574 cockpit : ini kep?
taro NAV lagi….

TGN 161 : trigana 161, ….descent to two thousand confirm?

(in the background, warning sound ….—-….)

ATC : affirm

Voice on DHI 574 cockpit : taro NAV lagi, taro NAV lagi….

TGN 161 : descent to two thousand, trigana 161

Voice on DHI 574 cockpit : yes?
taro NAV lagi (in the background, WARNING sound …. —- …. WARNING alarm)
taro NAV lagi
NAV!…… ok kep?
JANGAN DIBELOKIN Nih… kita —- —–
captain, captain, captain…
(WARNING sign…. ticking….)

aduh kep, kep, kep….
ya, ya…
Allahuakbar……. Allahuakbar…….. Allahuakbar…….. Allahuakbar……..

DHI 574 : Mayday…..

Voice on DHI 574 cockpit : argh…
Allahuakbar….

DHI 574 : MAYDAY… MAYDAY…!!

Voice on DHI 574 cockpit : Allahuakbar….
allahuakbar….
(…sounds like windshield kracking…)
argh…
allahuakbar….


DISCLAIMER:
Gambar saya ambil dari sini
Artikel ini saya buat bukan untuk tujuan penyebaran rekaman tersebut. Saya hanyalah menulis tentang apa yang saya ingin sampaikan. Adapun semua link yang saya refer dari blog orang lain hanyalah menunjukkan sumber data yang saya peroleh untuk kasus ini

Campaign

My Gallery

On Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

RSS The New Yorker

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS The Jakarta Post

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 28,824 hits